Refleksi 1 Tahun di Fakultas Hukum

Miror. by ~Funeral-without-tear

Miror. by ~Funeral-without-tear

Genap sudah 2 Semester penulis jalani hidup sebagai mahasiswa fakultas hukum, buku demi buku dilahap habis, dosen demi dosen silih berganti, ilmu demi ilmu juga insya Allah senantiasa tetap terkucur dari mata air ilmu yang tak kenal tempat dan waktu.

Ada beberapa mindset yang didapat dan berubah setelah berkecimpung langsung pada keilmuan hukum, pertama mahasiswa hukum merupakan mahasiswa terpandang dan sangat diharapkan kontribusinya. Disatu sisi ini merupakan satu hal yang dapat dibanggakan karena merasa dapat diandalkan namun disisi lain ini merupakan beban moral yang harus dipikul, karena ketika harapan mereka yang mengandalkan mahasiswa fakultas hukum kandas, kekecewaan dan tercorengnya almamater adalah konsekuensi logis yang akan diterima. Oleh karena itu penulis akan mengubah kalimat yang penulis katakan ketika promosi almamater ke SMA, bahwa ketika anda ingin menjadi seorang mahasiswa fakultas hukum, anda harus siap untuk menjadi orang serba bisa dan serba tahu, jika anda belum siap, tunda dulu niat anda dan dapatkan rasa percaya diri untuk kesiapan anda!

Kedua, ketika penulis masih duduk di bangku SMA, bobroknya urusan hukum di negeri ini memang sudah dapat penulis ketahui dengan membaca koran, namun saat membaca literatur, artikel, dan buku mengenai hukum, ternyata lebih bobrok dari penulis duga. Siapa sangka produk Undang – Undang kita ternyata masih banyak yang merupakan adopsi hukum internasional, siapa sangka ternyata dengan berakrobat di undang – undang dapat membuat kita menjadi miliarder, siapa sangka anggota DPR kita ternyata seperti badut sirkus yang bernyanyi – nyanyi dan menari – nari, siapa sangka ternyata bangsa ini hidup dari hutang – hutang luar negeri, dan masih banyak hal lainnya. Ini merupakan PR BESAR bangsa ini dan hukum sebagai aspek legal berbagai elemen merupakan titik sentral permasalahannya. Bagaimana bisa praktisi hukum saat ini melegalkan berbagai perbuatan picik para koruptor dan manipulator? Pembenahan yang dimulai dari saat pembekalan ilmu memang harus dilakukan demi keberlangsungan pembenahan bangsa ini.

ketiga, hal yang ternyata penulis salah duga adalah masalah gaya hidup. Hidup foya – foya ternyata batasnya hanya seujung jari. Tinggal ketik nomor pin di ATM, uang mengalir dengan indahnya menuju saku yang kelaparan. Namun masa – masa setelah foya – foya itu baru terasa bahwa ternyata jarak kita dan uang tidak lagi sebatas ujung jari, yakni sebatas antara Yogyakarta dan Jakarta. Ditambah lagi jika badan kita tidak mau menuruti perintah kita lagi (baca: sakit), terhitung dari awal masuk kuliah kurang lebih penulis sudah tiga kali mengalami demam tinggi, dan itu merupakan salahsatu cobaan yang berat. Bagaimana harus mencari obat sendiri, mengurus diri sendiri, mencari makanan yang tepat sendiri, beristirahat sendiri, dan sebagainya. Namun terlepas dari itu semua masih ada teman – teman yang menyokong dari belakang.

Hal yang terakhir ini merupakan hal yang penulis tidak sangka, bagaimana peran penting teman – teman sekitar dalam menjalani hidp sebagai mahasiswa. Entah karena sama – sama hidup sebagai perantauan atau memang mereka memiliki toleransi yang sangat besar, banyak hal yang mustahil dilakukan ternyata menjadi mustahil dengan bantuan teman – teman sekitar. Mungkin membutuhkan satu essai lagi untuk menggambarkan peran teman – teman dalam menjalani hidup sebagai mahasiswa.

Satu tahun ini semoga merupakan cermin untuk menjadi pribadi yang positif, cermin yang menjadi kritik yang membangun dan tidak menjadi pujian yang menjatuhkan. Sehingga dapat menjadikan tahun – tahun berikutnya menjadi lebih bermakna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s