Revitalisasi Prinsip Utmost Good Faith Dalam Perjanjian Asuransi di Indonesia (I)

Insurance Group by ~SEMSEM-1

Insurance Group by ~SEMSEM-1

Asuransi yang merupakan terjemahan dari insurance atau verzekering di Indonesia saat ini dapat dipandang sebagai sebuah harapan besar, terutama dalam hal pembangunan. Hal ini dikarenakan terdapat sebuah indirect effect ketika ada premi yang masuk dalam perusahaan asuransi. Djoko Prakoso dan I Ketut Murtika menjelaskan lebih lanjut bahwa dana yang berasal dari premi dan tersimpan dalam waktu beberapa lama dalam perusahaan dapat digunakan oleh perusahaan tersebut untuk membiayai suatu usaha yang mendatangkan keuntungan baginya, disamping membantu masyarakat meningkatkan usaha – usaha dengan memberikan modal atau kredit untuk jangka pendek dan jangka panjang[1]. Usaha – usaha ini semuanya sudah jelas membantu pembangunan di negara kita yang kemudia dapat dinikmati hasilnya oleh anggota masyarakat. Dengan kata lain premi yang terkumpul itu dapat dipakai sebagai usaha investasi di dalam proyek – proyek ekonomi. Disamping sebagai alat yang menghimpun dana pembangunan maka usaha perasuransian juga dapat dilihat manfaatnya sebagai salah satu alat yang memberikan jaminan bagi kelangsungan usaha – usaha besar yang pada suatu ketika mengalami kerugian sebagai akibat dari suatu peristiwa yang menimpa perusahaan tersebut[2].

terdapat sebuah indirect effect ketika ada premi yang masuk dalam perusahaan asuransi

Selain dalam lingkup makro ekonomi, dalam lingkup mikro asuransi juga memegang peranan penting. Hal ini didasarkan pada kebutuhan masyarakat mengatasi resiko, sesuai yang disampaikan Francis T. Allen dan Sidney I. Simon bahwa manusia akan menghadapi suatu kerugian atau suatu kehilangan sudah menjadi suatu masalah bagi setiap umat sejak manusia tidak lagi bertempat tinggal di Taman Firdaus, dan harus berusaha dengan tenaga dan pikirannya untuk mencukupi hidupnya, untuk memiliki harta kekayaan demi kelangsungan hidup[3]. Harta kekayaan sebagai hasil jerih payah ini tentu akan dipertahankan oleh setiap manusia supaya tidak hilang, tidak rusak, tidak musnah, dan sebagainya.

Bayangkan jika kediaman rumah seseorang terbakar habis dilalap api. Ia akan kehilangan sebagian besar harta kekayaannya, baik itu rumah, uang, surat berharga, dan barang – barang berharga lainnya. Terlebih kemungkinan akan kehilangan harta kekayaan bagi seseorang akan berjalan seiring dengan semakin banyaknya harta kekayaan orang itu. Kemungkinan – kemungkinan tersebut tidak hanya berlaku bagi harta benda, namun juga nyawa. Padatnya arus lalu lintas, melonjaknya jumlah kendaraan bermotor yang tidak diikuti dengan lonjakan pembangunan jalan berimbas pada tingginya angka kecelakaan yang tidak jarang memakan korban jiwa. Kemungkinan kehilangan inilah yang disebut dengan resiko.

Asuransi menurut pasal 246 Kitab Undang – Undang Hukum Dagang adalah

“suatu perjanjian dimana penanggung dengan menikmati suatu premi mengikat dirinya terhadap tertanggung untuk mebebaskan dari kerugian karena kehilangan, kerugian, atau ketiadaan keuntungan yang diharapkan, yang dapat diderita olehnya karena suatu kejadian yang tidak pasti”.

credit insurance by ~AbuUsama

credit insurance by ~AbuUsama

Dari penjelasan tersebut dapat dilihat bahwa asuransi memang sebuah solusi untuk meminimalisir kerugian yang muncul dari berbagai resiko. Karena memang itulah esensi dari asuransi yang bertujuan untuk memperalihkan resiko dan penggantian kerugian, dimana kedua hal tersebut dibebankan pada suatu lembaga atau pihak lain yang bersedia. Maka ketika saat ini asuransi tidak lagi dipandang sebagai suatu hal yang asing di masyarakat bukanlah sebuah hal yang aneh, karena asuransi telah memiliki kedudukan yang sangat penting atau bahkan telah menjadi bagian dari masyarakat.

saat ini asuransi tidak lagi dipandang sebagai suatu hal yang asing di masyarakat

Tapi walaupun asuransi memberikan berbagai efek positif dalam lingkup makro dan mikro, apabila tidak dilaksanakan dengan jujur akan sangat sulit untuk merealisasikan idealita tersebut. Sikap jujur ini dapat dilihat dalam asas utmost good faith atau dengan kata lain itikad terbaik. Prinsip ini merupakan pilar utama dari sistem asuransi dimana bukan hanya sekedar beritikad baik, tapi lebih dari itu merupakan kejujuran sempurna dari pihak tertanggung dalam mengungkapkan semua fakta mengenai kondisi diri, kesehatan, maupun kekayaan atau harta bendanya kepada pihak penanggung (perusahaan asuransi). Sebaliknya bagi penanggung juga wajib untuk menjelaskan resiko yang dijamin maupun yang dikecualikan secara jelas dan teliti[4]. Pelanggaran – pelanggaran terhadap prinsip utmost good faith sangat beragam bentuknya. Pelanggaran tersebut dapat menyebabkan persoalan hukum dikemudian hari terhadap pelaksanaan perjanjian yang telah dibuat antara tertanggung dan lembaga asuransi sebagai penanggung, terutama apabila terjadi klaim asuransi dari tertanggung.

Oleh karenanya akan sangat menarik untuk memfokuskan pembahasan pada penerapan prinsip utmost good faith dalam perjanjian asuransi di Indonesia sebagai usaha revitalisasi asuransi. Sehingga idealita asuransi sebagai bagian dari masyarakat yang dapat menyokong pembangunan dapat direalisasikan.


[1] Prakoso Djoko, Murtika I Ketut, Hukum Asuransi Indonesia, Bina Aksara, Jakarta, 1989, hal: 11

[2] ibid, hal: 11

[3] ibid, hal: 13

[4] Bronto Hartono, Prinsip Utmost Good Faith Dalam Pelaksanaan Perjanjian Asuransi Jiwa, Penulisan Ilmiah, Semarang, 2005, hal: vii

3 responses to “Revitalisasi Prinsip Utmost Good Faith Dalam Perjanjian Asuransi di Indonesia (I)

  1. This design is steller! You certainly know how to keep a reader amused.
    Between your wit and your videos, I was almost moved to start
    my own blog (well, almost…HaHa!) Wonderful job. I really loved
    what you had to say, and more than that, how you presented it.

    Too cool!

  2. What i don’t understood is in reality how you’re no longer
    actually a lot more neatly-liked than you might be right now.
    You’re so intelligent. You understand therefore considerably in relation to this matter, produced me for my part believe it from a lot of varied angles. Its like women and men are not involved except it is something to do with Woman gaga! Your personal stuffs great. Always deal with it up!

  3. Wonderful beat ! I wish to apprentice while you amend your website,
    how can i subscribe for a weblog site? The account helped me a appropriate deal.

    I have been tiny bit familiar of this your
    broadcast provided shiny clear idea

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s