Sword Art Online; Real Life MMORPG

 Sword Art Online Fanartby ~xPsyren

Sword Art Online Fanartby ~xPsyren

SAO (Sword Art Online) pada awalnya adalah sebuah novel yang dikarang oleh Reki Kawahara dan ilustrator Abec. Menceritakan sebuah game online paling mutakhir yang memungkinkan pemainnya untuk saling berinteraksi dengan benar-benar seperti kehidupan nyata. Sebuah evolusi dari MMORPG (Massive Multiplayer Online Role Playing Game) menjadi VRMMORPG (Virtual Reality Massive Multiplayer Online Role Playing Game). Novel tersebut telah diadaptasi menjadi sebuah anime yang bagi saya, mantan aktivis game online merupakan sebuah nostalgia yang menyenangkan.

Dalam anime tersebut masih terdapat sistem level, skill, party, guild, yang sangat familiar bagi para pemain game online khususnya MMORPG. Walaupun ending dari SAO menurut saya sangat terkesan dipaksakan untuk happy ending, tapi saya mendapatkan beberapa hal menarik dari anime tersebut. Pertama, saya jadi kembali mengingat betapa cintanya saya terhadap game online, terhadap MMORPG. Hingga kemudian dalam otak saya terbersit beberapa pemahaman menarik.

 Sword Art Online - The Gleam Eyesby ~Nyiaj

Sword Art Online – The Gleam Eyesby ~Nyiaj

Saya bertanya kepada diri sendiri. Kenapa saya bisa begitu mencintai MMORPG tapi saya belum bisa begitu mencintai kehidupan nyata? Dalam sebuah MMORPG, dengan sistem memilih job/profesi kita dapat menentukan keahlian kita. Ingin menjadi Swordman? Priest? Archer? Atau Thief? Semuanya dapat kita pilih. Sama halnya dalam kehidupan nyata, kita akan memilih profesi yang akan menjadi sumber penghidupan kita. Dokter? Arsitek? Pengacara? Buruh? Semuanya dapat kita pilih. Dalam MMORPG juga ada leveling, dalam sistem leveling kemampuan dan skill yang kita miliki akan ditentukan setinggi apa level kita. Adapun tinggi level kita akan ditentukan  oleh banyaknya experience yang dimiliki. Sama halnya dalam kehidupan nyata. Semakin banyak kita mencari pengalaman, akan semakin menambah skill dan kemampuan kita. Bagi yang ingin menjadi dokter, untuk mendapatkan begitu banyak kemampuan membedah, keahlian mendiagnosis akan ditentukan seberapa banyak ia melakukan praktek menjadi dokter. Pengalaman menentukan.

Masih banyak hal-hal lain yang ada dalam MMORPG yang diadaptasi dari kehidupan nyata. Tapi kenapa saya merasakan MMORPG jauh lebih menarik daripada kehidupan nyata? Apa kita tidak bisa merasakan asiknya belajar disekolah untuk menambah skill sama menyenangkannya dengan asiknya membunuh banyak monster untuk mendapatkan experience? Apa kita tidak bisa merasakan memilih jurusan di kampus dan belajar didalamnya sama menyenangkannya dengan memilih job dan giat menaikkan skill-skillnya? Jangan sampai kegagalan-kegagalan di kehidupan nyata yang menjadi alasan MMORPG menjadi jauh lebih menarik. Seperti menjadikan MMORPG sebagai pelampiasan kehidupan nyata? Semoga tidak.

 Sword Art Online Wallpaperby ~cruzerbLade1029

Sword Art Online Wallpaperby ~cruzerbLade1029

Kedua, ada perang psikologis yang menarik dalam cerita SAO. Pencipta SAO, AKihiko Kayaba membuat sebuah sistem dimana para pemain tidak bisa keluar (log out) dari game tersebut. Jika ingin keluar, maka harus bisa menyelesaikan keseluruhan game yang terdiri dari 100 level dengan masing-masing boss monster.  Jika mati di game ini, maka akan mati dalam kehidupan nyata. Menariknya, menjelang akhir cerita tercipta beberapa kubu pada para pemain. Pertama, kubu yang mengambil jalan aman dan memilih untuk menikmati SAO sebagaimana ia hidup di kehidupan nyata. Walaupun sebenarnya ia lupa, bahwa hanya kesadarannya saja yang menikmati, tubuh aslinya masih terbujur kaku di rumah sakit dengan segala keterbatasannya. Kedua, kubu yang memilih untuk merusak dan mengganggu. Homo homini lupus. Bahkan dari zaman Nabi Adam, konflik antar manusia tidak pernah bisa dihindari. Mereka memilih untuk menjadi penjahat, dengan mengganggu pemain lain dan menikmatinya. Ketiga, kubu yang memilih untuk berjuang menyelesaikan game. Mereka inilah yang sadar bahwa harus ada yang bergerak menyelesaikan masalah dan jika memilih diam hanya akan menjadi bagian dari masalah. Mereka yang bertaruh dengan nyawa mereka, demi kebebasan yang nyata. Kehidupan yang sebenarnya.

 Sword Art Online - Kirito Wallpaper HDby ~mikedu44800

Sword Art Online – Kirito Wallpaper HDby ~mikedu44800

Jika keadaan dalam SAO kita analogikan dalam kehipan nyata. Kehidupan kita sekarang adalah dunia game dalam SAO, dan kehidupan di akhirat adalah dunia nyata dalam SAO. Sudah sadar kita berada di kubu yang mana? SAO mengajarkan bahwa ada dunia yang semu, ada dunia yang nyata. SAO mengajarkan apa itu berkorban. Good anime, huh? Jadi kesimpulannya, seharusnya kita bisa mencintai kehidupan sebenarnya, sebagaimana kita mencinta MMORPG. Karena bagaimanapun kehidupan nyata tidak kalah seru dibandingkan dengan kehidupan dalam MMORPG. Atau paling tidak nikmatilah menggali pengalaman dalam kehidupan nyatamu seperti engkau menikmati mendapatkan experience dari membunuh monster MMORPG. Be wise.

Sword Art Online

Sword Art Online

2 responses to “Sword Art Online; Real Life MMORPG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s