Akhirnya; Pulau Saonek!

All goods

All goods in Jonson

Perlengkapan sudah terangkut lengkap, para awak KKN sudah bersiap mantap, doa sudah terucap. Kami siap menuju tempat KKN Sub Unit Saonek! Setelah formalitas panjang di Pemda sudah usai, kami segera kembali ke Perumahan 200, tempat kediaman kami selama di Bonkawir. Kami akan terbagi menjadi dua. Sebagian di menetap di Sub Unit Bonkawir, sebagian berlayar ke Sub Unit kampung Saonek.

Walaupun kami hampir dipastikan akan bertemu lagi saat lebaran, kedua sub unit ini saling berucap salam perpisahan. Hari-hari di Bonkawir memang berkesan. Agaknya melepuhnya tangan saya saat menggali tanah lubang TPS, satu kamar mandi untuk 28 anak, gelak tawa, peluh keringat, ya itulah kesan. Tapi saya yakin di Kampung Saonek nanti akan lebih banyak kesan. Tak hanya membekas tapi terpatri.

Jonson sudah menunggu kami untuk membantu menyeberangi laut menuju Pulau Saonek. Jonson bukan merupakan nama orang, melainkan sebuah long boat yang terbuat dari kayu bermesin motor. Mengapa disebut Jonson? Hal itu masih misteri sampai saat ini. Barang-barang bawaan untuk kesekian kalinya menjadi beban tersendiri. Sebuah pekerjaan besar untuk memasukkan semua barang masuk ke dalam lambung Jonson. Terlebih dipersulit ombak yang membuat Jonson limbung hingga kami linglung. Semoga ini semua tidak ada yang sia-sia terbawa.

Satu hal yang terasa saat menaiki Jonson menuju Pulau Saonek, menajubkan! Gemericik air yang berpendar terempas bentuk ergonomis kapal ibarat debu berlian yang berterbangan. Ini bukan kalimat majas personifikasi belaka, tapi benar-benar terlihat seperti itu adanya. Tapi saya masih mengidam-idamkan riak air laut bak untaian berlian khas Raja Ampat seperti yang pernah saya lihat di televisi. Ini juga bukan personifikasi basi, tapi memang terlihat seperti itu.

Jonson berlabuh, pasir berwarna krem menyambut pandangan, lautan biru kehijauan jernih memanjakan kaki, anak-anak tersenyum malu penasaran. Inilah Saonek. Alamnya indah, warganya ramah. At last, Saonek!!!

Pantai Saonek

Pantai Saonek

One response to “Akhirnya; Pulau Saonek!

  1. Pingback: Never Ending Story, Saonek Island | Hesadrian·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s