Kosong dan Isi

empty_by_cel0uh

empty_by_cel0uh

Ingat biksu kondang yang mencari kitab suci ke barat, Tong Sam Chong? Beliau sering berkata, “Kosong adalah isi, isi adalah kosong,”. Kalimat itu bisa jadi gambaran dunia saat ini. Semuanya kehilangan hakikat. Maklum saja, kalau saat ini banyak seminar yang diawali kata redefinisi. Sebab memang sudah terlalu banyak hal yang tidak sesuai dengan definisinya.

Sekolah yang seharusnya menjadi tempat belajar, justru tidak mendidik. Pengadilan yang seharusnya menjadi tempat mencari keadilan, justru tidak jujur. Pemerintah yang seharusnya mensejahterakan rakyat, justru menyengsarakan.

Tempat yang seharusnya berisi, saat ini kosong.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s