Analisis Yuridis Kebijakan Merger dan Transformasi Izin Usaha PT ASEI Menjadi Perusahaan Reasuransi (Part 1)

Pada tanggal 19 Mei 2008 dikeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian yang pada intinya mengatur batas minimal modal perusahaan perasuransian. Dalam Penjelasan Umum Peraturan Pemerintah tersebut dijelaskan bahwa:[1]

Industri asuransi yang sehat, dapat diandalkan, dan kompetitif sangat diperlukan dalam perekonomian nasional. Untuk mewujudkan industri asuransi seperti itu perlu dilakukan penyempurnaan struktur permodalan dan tata kelola (governance) dari para pelaku usaha perasuransian.

Ketentuan yang dikeluarkan dengan tujuan mulia tersebut tentu seharusnya tidak akan menjadi masalah apabila struktur permodalan dan tata kelola pelaku usaha perasuransian sudah sehat. Namun jika melihat gelagat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mendesak dilakukan merger pembentukan perusahaan reasuransi yang baru, tentu terlihat aneh.

Keanehan pertama dilihat dari susunan rencana perusahaan yang akan dimerger. Perusahaan yang hendak dimerger adalah tiga perusahaan reasuransi dan satu perusahaan asuransi yang nantinya akan menjadi perusahaan grup reasuransi. Hal ini dapat dilihat dalam kutipan berita:[2]

Diketahui Pemerintah sedang berupaya menuntaskan revitalisasi empat BUMN Reasuransi yaitu ReIndo anak usaha PT Reasuransi Internasional Indonesia (Persero), Tugu-Re anak usaha PT Pertamina (Persero) dan PT Tugu Reasuransi Indonesia, serta Nasional-RE anak usaha PT Reasuransi Umum Indonesia (Persero). Ketiga perusahaan tersebut akan digabungkan, dan akan berada dibawah PT Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI).

Keanehan kedua ketika melihat rencana pemerintah untuk menjadikan PT Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI) yang sebelumnya merupakan perusahaan asuransi menjadi perusahaan reasuransi. Hal tersebut dapat dilihat dalam pernyataan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan yang mengatakan sedang mengkaji transformasi PT Asuransi Ekspor Indonesia (Persero) untuk menjadi BUMN reasuransi.[3] Karena seharusnya tidak mudah untuk menjadikan izin kegiatan usaha perusahaan asuransi berubah menjadi perusahaan reasuransi. Rentan bagi kepentingan pihak tertanggung yang selama ini terikat dengan perusahaan asuransi yang berkaitan.

Oleh karena itu, menjadi menarik jika kita mengkaji dari sisi normatif mengenai rencana merger dan transformasi izin usaha PT. ASEI menjadi perusahaan reasuransi. Apakah keputusan tersebut tepat untuk menyehatkan struktur permodalan dan tata kelola (governance) dari para pelaku usaha perasuransian di Indonesia? Apabila dilihat dari perspektif kepentingan tertanggung, apakah rencana transformasi izin usaha PT ASEI tidak akan merugikan kepentingan tertanggung?


[1]     Lebih lanjut lihat Penjelasan Umum Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian.

[2]     Tribunnews, “Tiga Anak Usaha BUMN Bakal Bergabung dengan PT Asuransi Ekspor Indonesia”, http://berita .plasa.msn.com/bisnis/antara/dahlan-kajian-bumn-reasuransi-rampung-akhir-november, diakses 29 Desember 2013.

[3]     Tempo.co, “Dahlan Kaji ASEI Menjadi BUMN Reasuransi”, http://id.berita.yahoo.com/dahlan-kaji-asei-menjadi-bumn-reasuransi-074229614–finance.html, diakses 29 Desember 2013.

One response to “Analisis Yuridis Kebijakan Merger dan Transformasi Izin Usaha PT ASEI Menjadi Perusahaan Reasuransi (Part 1)

  1. Analisisnya bagus tapi mungkin perlu lebih detil…saya pribadi juga merasa aneh, perusahaan Asuransi digabung dengan ReAsuransi..seperti mencampur Kopi dan Teh…sperti apa struktur organisasi kerjanya?bagaimana SDM nya? ini seperti kebijakan bermuatan politis….????????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s